⏱ … menit membaca
Daftar Isi
,

IMOBY Bandung 2026 Lebih dari Sekadar Pameran Ibu dan Anak

Irma Rahmi Oktaviani Avatar

Curioucity.id — Bandung punya banyak cara untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. Ada yang mengajak anak bermain, mencari tempat makan, berjalan-jalan, atau sekadar keluar rumah setelah beberapa hari sibuk dengan rutinitas.

Karena itu, ketika sebuah pameran keluarga kembali hadir di Bandung, menarik untuk melihatnya bukan hanya sebagai tempat berbelanja. Ada orang tua yang datang membawa kebutuhan, anak-anak yang punya kesenangan sendiri, dan orang-orang yang datang dengan tujuan berbeda tetapi akhirnya bertemu di tempat yang sama.

Indonesia Mom and Baby and Kids Expo (IMOBY) akan kembali berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di Sudirman Grand Ballroom Bandung. Setelah penyelenggaraan pada Februari lalu mendapat antusiasme besar, IMOBY kembali dengan skala yang lebih luas dan menghadirkan sekitar 120 tenant.

Dari sini, cerita IMOBY di Bandung bisa dilihat lebih dekat. Bukan hanya tentang apa yang ada di dalam pameran, tetapi juga tentang bagaimana keluarga menghabiskan waktu bersama di dalamnya.

Ada Banyak Alasan Keluarga Datang ke Sudirman Grand Ballroom

Ketika pergi bersama keluarga, biasanya tidak semua orang datang dengan tujuan yang sama.

Orang tua mungkin sudah punya barang yang ingin dicari. Anak bisa saja lebih tertarik pada sesuatu yang bisa dilihat dan dimainkan. Ada pula yang sekadar ikut karena ingin menghabiskan waktu bersama.

IMOBY mempertemukan berbagai kebutuhan itu dalam satu tempat. Tahun ini, sekitar 120 tenant akan hadir membawa produk untuk ibu, bayi, dan anak, termasuk Haloli, Sweety, Merries, Ovikids, Dialogue, dan SHP Toys. Pameran berlangsung selama tiga hari, mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

Namun, sebuah pameran keluarga tentu tidak hanya terdiri dari deretan produk.

Ada orang yang datang dengan daftar belanja, lalu menemukan hal lain yang tidak direncanakan. Ada yang awalnya hanya menemani, tetapi akhirnya ikut melihat-lihat. Dan ada anak yang mungkin tidak terlalu peduli dengan apa yang sedang dicari orang tuanya.

Di Bandung, IMOBY menjadi salah satu pilihan untuk mempertemukan berbagai kepentingan itu dalam satu akhir pekan.

Ketika Kebutuhan Ibu dan Anak Bertemu dalam Satu Tempat

Ada satu hal yang cukup menonjol dari IMOBY tahun ini: perhatian kepada ibu.

Dalam keseharian keluarga, ibu sering kali menjadi sosok yang memikirkan banyak kebutuhan sekaligus. Ketika datang ke pameran yang memang ditujukan untuk keluarga, mereka tidak hanya ditempatkan sebagai orang yang mencari kebutuhan anak.

Penyelenggara IMOBY menyebut kenyamanan psikologis dan kebahagiaan ibu sebagai salah satu prioritas acara. Bentuknya antara lain melalui free gift, program belanja, serta hiburan yang juga bisa dinikmati bersama anak.

“Seorang ibu itu sangat butuh disayangi dan diapresiasi. Di IMOBY, kami tidak hanya sekadar berjualan, tapi kami benar-benar merangkul dan memanjakan mereka.”— Karen Wiraraharja, penyelenggara IMOBY Expo.

Gagasan tersebut membuat kunjungan ke pameran tidak sepenuhnya berpusat pada kebutuhan anak.

Ada pula ruang bagi ibu untuk menikmati waktunya sendiri, melihat-lihat sesuatu yang menarik perhatian, atau sekadar menikmati suasana bersama keluarga.Sederhana, tetapi justru dekat dengan keseharian.

Anak-Anak Punya Agenda Mereka Sendiri

Bagi anak, alasan datang ke sebuah pameran tentu berbeda.

Mereka mungkin tidak datang karena ingin melihat produk tertentu. Yang lebih menarik bisa jadi adalah pertunjukan, permainan, atau aktivitas yang bisa dilakukan bersama anak-anak lainnya.

IMOBY menyiapkan sejumlah agenda untuk mengisi bagian tersebut. Selain berbagai lomba dan edukatif talkshow, ada special performance dari Babalilitata, Riko The Series, dan Uwa and Friends.

Dengan begitu, anak tidak sekadar menjadi teman orang tua ketika berbelanja.Mereka punya alasan sendiri untuk menikmati kunjungan.

Sementara orang tua melihat kebutuhan keluarga, anak bisa mengikuti aktivitas atau menonton pertunjukan. Setelahnya, mereka kembali bertemu dan melanjutkan hari bersama.Tidak semua orang harus melakukan hal yang sama untuk bisa menikmati satu perjalanan.

Dari Pengunjung hingga Jastiper, Semua Punya Perannya

Di balik keluarga yang datang, ada pula kelompok lain yang ikut menjadi bagian dari cerita IMOBY: para pelaku jasa titip atau jastiper.

Bagi jastiper, sebuah pameran bisa menjadi tempat mencari produk untuk orang lain. Karena itu, penyelenggara melihat mereka bukan sekadar sebagai pembeli dalam jumlah besar, tetapi sebagai bagian dari ekosistem pameran.

IMOBY menyiapkan program Top Spender dan doorprize yang dapat diikuti pengunjung umum maupun jastiper. Sementara bagi pengunjung yang berbelanja langsung, ada Gift With Purchase berdasarkan jumlah transaksi.

Di balik semua itu, terlihat bahwa satu pameran ternyata mempertemukan cukup banyak peran.

Ada brand yang membawa produknya ke Bandung. Ada orang tua yang mencari kebutuhan keluarga. Ada anak-anak yang datang untuk menikmati hiburan. Ada pula jastiper yang datang membawa kebutuhan orang lain.

IMOBY juga melakukan kurasi dan rotasi brand agar pilihan produk yang hadir dapat berubah dari satu penyelenggaraan ke penyelenggaraan berikutnya. Untuk produk makanan dan kosmetik, penyelenggara menyebut proses kurasi juga memperhatikan kejelasan logo halal.

Pada akhirnya, Bandung bukan hanya menjadi lokasi IMOBY 2026, tetapi latar tempat berbagai cerita keluarga itu bertemu.

Ada yang datang karena memang sedang membutuhkan sesuatu. Ada yang ingin mengajak anak keluar. Ada yang datang untuk melihat-lihat. Ada juga yang menjadikan pameran sebagai bagian dari aktivitas ekonominya.

Semua hadir dengan alasan masing-masing.

Dan mungkin, seperti banyak perjalanan keluarga lainnya di Bandung, yang tersisa setelahnya bukan hanya barang yang dibawa pulang, tetapi cerita tentang bagaimana satu hari dihabiskan bersama.

“Di Bandung, akhir pekan selalu punya banyak cara untuk dinikmati. Kali ini, ceritanya datang dari satu ruang yang mempertemukan keluarga dengan caranya masing-masing.”