Tag: #F&B

  • Inovasi Dessert Unik J&C Cookies Ramaikan Kolaborasa Hutanika

    Inovasi Dessert Unik J&C Cookies Ramaikan Kolaborasa Hutanika

    Curiocity.id — Bandung punya kebiasaan menarik dalam urusan makanan. Sesuatu yang sudah akrab di lidah bisa saja tiba-tiba hadir dalam bentuk berbeda, sementara bahan yang sederhana bisa dipertemukan dengan sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

    Mungkin karena itu pula cerita tentang kuliner di kota ini tidak pernah benar-benar selesai. Selalu ada brand yang mencoba, tempat yang membuka ruang, dan kolaborasi yang membuat kita bertanya-tanya, “Kali ini akan jadi seperti apa?”

    Pertanyaan kecil tersebut menemukan jawabannya di Hutanika lewat Kolaborasa Hutanika, kolaborasi kuliner yang mempertemukan lima brand F&B lokal Bandung selama Agustus hingga September 2026.

    Salah satunya adalah J&C Cookies, yang membawa dua sajian manis: Putri Salju Snow Ice dan Choco Crunchy Mochi.

    “Sometimes, the familiar becomes exciting when we see it from a different angle.”

    Ketika Putri Salju Keluar dari Kotak Kenangan

    Ada makanan yang membawa kita kembali ke suatu waktu hanya lewat satu nama.

    Putri salju mungkin salah satunya. Kue bertabur gula halus ini begitu dekat dengan momen perayaan dan meja keluarga, sampai rasanya kita tidak perlu melihat bentuknya untuk bisa membayangkannya.

    J&C Cookies kemudian mengambil ingatan tersebut dan membawanya ke arah yang berbeda melalui Putri Salju Snow Ice.

    Bukan lagi putri salju yang kita kenal dalam bentuk kue kering, tetapi sebuah sajian yang mengajak rasa familiar tadi bertemu dengan pengalaman baru. Nama lamanya masih ada, tetapi cara menikmatinya berubah.

    Menariknya, perubahan seperti ini tidak selalu membutuhkan sesuatu yang rumit.

    Kadang cukup dengan memindahkan sebuah rasa ke konteks yang berbeda, lalu membiarkan orang yang mencobanya menemukan sendiri apa yang berubah.

    Di Hutanika, Putri Salju Snow Ice menjadi salah satu cara J&C Cookies memperkenalkan interpretasinya dalam Kolaborasa Hutanika.

    Cokelat, Mochi, dan Sedikit Kejutan di Gigitan Pertama

    Kalau Putri Salju Snow Ice bermain dengan memori, Choco Crunchy Mochi terasa seperti permainan yang berbeda.

    Dari namanya saja, kita sudah mendapatkan tiga petunjuk: cokelat, mochi, dan sesuatu yang crunchy.

    Mochi memberikan kelembutan, sementara elemen crunchy menghadirkan kontras. Cokelat kemudian menjadi rasa yang menyatukan semuanya.

    Ada kesenangan tersendiri ketika makanan tidak hanya mengandalkan rasa, tetapi juga mengajak kita memperhatikan tekstur.

    Gigitan pertama mungkin membuat kita mengenali cokelat. Gigitan berikutnya membuat kita sadar ada sesuatu yang renyah di sana.

    Hal-hal kecil semacam ini yang membuat dessert tidak selalu harus menjadi penutup. Ia bisa menjadi bagian dari pengalaman mencoba sesuatu yang baru.

    Dan kali ini, pengalaman tersebut datang dari J&C Cookies, salah satu brand lokal Bandung yang ikut dalam Kolaborasa Hutanika.

    Lima Brand Bandung Bertemu dalam Satu Meja

    J&C Cookies tentu tidak berjalan sendirian.Kolaborasa Hutanika mempertemukan lima brand F&B lokal Bandung: Rahsa Nusantara, Maicih, Tahu Tauhid, Cimol Bojot AA, dan J&C Cookies.

    Masing-masing datang dengan karakter yang berbeda.

    J&C Cookies mengambil bagian melalui dua dessert tadi.

    Menariknya, semua karakter tersebut tidak perlu dibuat sama. Justru perbedaannya yang membuat satu meja terasa lebih hidup.

    Hutanika menjadi ruang tempat berbagai rasa tersebut bertemu selama Agustus hingga September 2026, dalam momentum Bulan Kemerdekaan.

    “Different flavors can tell different stories, even when they share the same table.”

    Dari Satu Meja, Kita Bisa Melihat Bandung

    Kalau diperhatikan lebih dekat, kolaborasi seperti ini sebenarnya bercerita lebih banyak daripada sekadar menu baru.Ia memperlihatkan bagaimana brand lokal Bandung terus mencari cara untuk berkembang tanpa harus meninggalkan karakter yang membuat mereka dikenal.

    Ada keberanian untuk mencoba format baru. Ada keinginan mempertemukan produk dengan audiens yang berbeda. Ada pula ruang untuk belajar dari brand lain yang bergerak di bidang yang sama.

    Hutanika, dalam hal ini, bukan hanya menjadi tempat semua menu tersebut tersedia.

    Ia menjadi ruang pertemuan.

    Pengunjung dapat datang untuk makan, tetapi dalam satu kesempatan yang sama mereka bisa menemukan beberapa karakter kuliner lokal sekaligus.

    Dari yang pedas hingga manis. Dari camilan yang sudah familiar hingga menu yang mungkin baru pertama kali kita dengar.

    Bandung hadir bukan sebagai satu rasa.

    Ia hadir sebagai kumpulan banyak rasa yang terus berubah dan berkembang.

    Ternyata Bangga Nusantara Bisa Sesederhana Ini

    Kolaborasa Hutanika hadir dalam rangka menyambut dan merayakan Bulan Kemerdekaan dengan semangat Bangga Nusantara.

    Tetapi ada sesuatu yang menarik dari cara gagasan tersebut diterjemahkan.Tidak harus selalu dalam bentuk seremoni besar.

    Kadang rasa bangga terhadap karya lokal bisa dimulai dari hal yang sangat sederhana: memberi kesempatan sebuah brand untuk berkarya, datang untuk mencoba, kemudian memilih untuk kembali ketika ternyata rasanya cocok.

    J&C Cookies menjadi salah satu bagian dari cerita tersebut.

    Dua dessert yang dibawanya memperlihatkan bahwa kreativitas lokal tidak selalu harus tampil dengan sesuatu yang sepenuhnya asing. Sesuatu yang sudah kita kenal pun masih bisa diolah kembali dan menemukan bentuk baru.

    Begitu pula dengan empat brand lainnya.Ketika semuanya ditempatkan dalam satu ruang, kita mendapatkan gambaran kecil tentang betapa beragamnya cara brand lokal Bandung bercerita melalui makanan.

    Barangkali, Rasa Penasaran Adalah Pesanan Pertama

    Pada akhirnya, kita mungkin tidak datang ke Hutanika dengan niat mencari sebuah cerita.Mungkin hanya ingin makan. Mungkin sedang bertemu teman. Atau mungkin sekadar penasaran dengan menu yang baru dilihat.

    Tetapi justru dari rasa penasaran seperti itulah pengalaman baru biasanya dimulai.

    Putri Salju Snow Ice mungkin membuat kita teringat pada sesuatu yang familiar. Choco Crunchy Mochi mungkin membuat kita ingin tahu bagaimana cokelat, mochi, dan tekstur crunchy bertemu.

    Setelah itu, siapa tahu kita menemukan rasa lain dari empat brand Bandung yang ikut berada di meja yang sama.

    Kolaborasa Hutanika berlangsung selama Agustus hingga September 2026 di Hutanika, Bandung.

    Lima brand lokal. Beragam menu. Satu ruang pertemuan.Dan mungkin, dari semua itu, ada satu pesanan yang awalnya hanya dipilih karena penasaran—lalu diam-diam menjadi menu yang ingin dicoba lagi.

  • Menepi Sejenak di Sudut Kota: Menikmati Waktu dan Cerita di Ground N Gather

    Curioucity.id — Ada kebiasaan kecil yang sering terjadi tanpa disadari. Kita membuat janji bertemu selama satu jam, tetapi pulang dua atau tiga jam kemudian. Bukan karena obrolannya belum selesai, melainkan karena tempatnya terasa terlalu nyaman untuk segera ditinggalkan.

    Perasaan seperti itu terkadang muncul dari tempat-tempat yang tidak banyak membuat kegaduhan. Di kawasan Pasirkaliki, yang sejak pagi hingga malam nyaris selalu dipenuhi lalu lalang kendaraan dan aktivitas, Ground N Gather hadir dengan cara yang sederhana. Ia tidak mencoba mencuri perhatian dari keramaian di sekitarnya, tetapi menawarkan suasana yang membuat orang ingin menikmati waktu sedikit lebih lama.

    “Ada tempat yang membuat kita datang karena lokasi. Ada pula tempat yang membuat kita kembali karena suasananya.”

    Ketika Suasana Menjadi Alasan untuk Singgah

    Begitu memasuki area dalam, ritme di luar perlahan terasa menjauh. Cahaya alami menyelinap melalui jendela, menyentuh permukaan meja kayu yang hangat. Di balik meja bar, aroma kopi yang baru diracik bercampur dengan wangi hidangan yang baru keluar dari dapur.

    Tidak ada kesan yang dibuat berlebihan. Justru detail-detail kecil itulah yang membangun suasana; suara cangkir yang diletakkan di atas meja, percakapan yang mengalir tanpa saling mendominasi, hingga orang-orang yang sibuk dengan dunianya masing-masing.

    Setiap Meja Menyimpan Ceritanya Sendiri

    Ground N Gather terasa hidup bukan karena ramainya pengunjung, melainkan karena setiap orang membawa tujuan yang berbeda.Ada yang datang untuk memulai hari dengan secangkir kopi. Ada yang menjadikan sudut ruangan sebagai tempat menyelesaikan pekerjaan. Ada pula yang sekadar bertemu teman lama, lalu membiarkan percakapan berkembang tanpa terburu melihat waktu.

    Suasana seperti inilah yang membuat sebuah tempat terasa akrab. Bukan karena semua orang saling mengenal, tetapi karena setiap aktivitas dapat berlangsung berdampingan dengan nyaman.

    Hidangan yang Menemani Momen

    Pilihan makanan di Ground N Gather menghadirkan cita rasa yang dekat dengan keseharian. Sementara kopi dan beragam minuman lain diracik untuk menemani berbagai suasana; dari obrolan santai, pertemuan singkat, hingga waktu yang dinikmati sendirian.

    Tak ada yang terasa berlebihan. Semuanya seperti menemukan porsinya masing-masing, sebagaimana tempat ini membiarkan setiap pengunjung menikmati waktunya dengan cara yang berbeda.

    Pada akhirnya, mungkin itulah yang membuat Ground N Gather memiliki daya tariknya sendiri. Di tengah kawasan Pasirkaliki yang terus bergerak, tempat ini menjadi salah satu sudut yang mengingatkan bahwa tidak semua perjalanan harus dilakukan dengan tergesa.

    Kadang, yang paling diingat dari sebuah kunjungan bukan hanya apa yang tersaji di atas meja, melainkan bagaimana sebuah tempat membuat kita merasa cukup nyaman untuk tinggal sedikit lebih lama.